facebook pixel

Dapatkan Tipsnya Sekarang Juga...
Merencanakan Manfaat Asuransi Yang optimal
Hanya Dengan Premi Minimal

Caranya, cukup isi form di bawah ini :
Nama Depan :
Alamat Email :
Nomer HP :


11 Mitos Seputar Asuransi yang Akan Membantu Anda Memahami Asuransi Lebih Baik

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sebagai manusia yang hidup di zaman sekarang ini sering kali menerima berbagai macam informasi dari bangun tidur hingga tidur lagi. Dari sekian banyak informasi yang kita terima, belum tentu semuanya merupakan informasi yang benar tetapi langsung seolah-olah diterima dengan benar tanpa dicek lagi kebenarannya.


Sebagai contoh, apa yang terlintas dalam benak anda ketika mendengar kata kolestrol? Sebagian dari anda akan langsung berpikir tentang sakit yang berbahaya betul ? Padahal kolestrol tidak hanya  nama penyakit, kolestrol juga merupakan zat yang dibutuhkan tubuh kita dalam kadar tertentu, jika kolestrol terpapar radikal bebas dan teroksidasi, kolestrol inilah yang menyebabkan sakit.

Kembali ke topik, lalu apa yang terlintas didalam benak anda ketika mendengar kata "asuransi"?
Mungkin sebagian orang berkata tidak tahu apapun tentang asuransi, sebagian orang lagi mengatakan asuransi bermanfaat untuk masa depan, sebagian lagi berkata asuransi adalah produk yang tidak berguna sama sekali alias hanya buang-buang uang saja. Berikut ulasan mitos tentang asuransi.



1. Asuransi adalah Produk Investasi
    Di Indonesia, perusahaan asuransi swasta kebanyakan menjual asuransi unit link yang berarti 
    gabungan produk asuransi dan investasi dalam 1 paket. Tetapi sering kali realita di masyarakat,
    orang membeli asuransi hanya untuk mencari perkembangan nilai investasinya. Padahal fungsi 
    utama asuransi adalah untuk proteksi keuangan jika terjadi resiko kehidupan seperti sakit berat, 
    kecelekaan, bahkan meninggal sehingga tidak perlu uang anda di tabungan habis hanya akibat 
    bayar biaya berobat dan berutang sana-sini.

2. Asuransi Hanya Perlu Dibayar 10 Tahun
    ASURANSI WAJIB DIBAYAR SELAMA ANDA HIDUP DI DUNIA ! Seringkah anda 
    mendengar agen asuransi yang mengatakan cukup bayar 10 tahun saja premi asuransinya, 
    setelah itu anda tidak perlu membayar lagi. Bahkan yang lebih buruk lagi, nilai investasi dalam 
    asuransinya boleh diambil dan polis tetap hidup selamanya?
    Hati-hati jika anda menemui agen asuransi seperti ini ! Tidak ada yang bisa menebak usia hidup 
    seseorang, benar anda hanya perlu membayar premi 10 tahun saja bahkan dibawah 10 tahun jika 
    anda tahu bakal mengalami resiko kehidupan seperti sakit berat, kecelakaan, atau cacat dalam 
    6 tahun ke depan sejak anda membeli polis asuransi. Tetapi bagaimana jika 10 tahun itu, anda 
    masih dalam kondisi sehat-sehat saja, bukan berarti anda terbebas dari resiko kehidupan kan?

    Tahukah anda bahwa ketika ikut program asuransi anda akan dikenakan biaya asuransi setiap 
    bulannya?  Produk unit link didesain agar nasabah tidak terlalu terbeban dengan kenaikan biaya 
    asuransi setiap tahunnya, jadi pada 5 tahun pertama, biaya asuransi bisa sangat mahal dan ditahun 
    ke-6 , ke-7 dan seterusnya akan di masukkan nilai investasi. Tetapi biaya asuransi setiap bulannya  
    masih ada meskipun tergolong kecil. Investasi ditujukan untuk dana pensiun anda ketika sudah 
    tidak bekerja lagi. Atau ketika ada bolong sebulan anda kelupaan bayar, nilai investasilah yang 
    diambil. Jika nilai investasi habis, polis anda bisa mati alias tidak bisa digunakan.
    Jika anda sudah membayar 10 tahun, tetapi kondisi anda masih sehat jangan stop bayar ! 
    Lebih baik berjaga-jaga supaya polis tetap hidup, dan uang investasinya bisa digunakan juga 
    ketika anda sudah pensiun karena usia atau sakit.


    
3. Semua Kebijakan Asuransi dan Kualitasnya Sama Saja
    Saya akan berikan sebuah contoh, 2 unit kamar kos yang berbeda fasilitas.
    Kamar kos 1 : AC, kamar mandi dalam, TV kabel, Wifi, Laundry, Listrik
    Kamar kos 2 : Tidak AC, kamar mandi luar, Listrik, Wifi kena tambahan biaya, Cuci baju sendiri

    Menurut anda, dua-duanya sama-sama kamar kos. Tetapi mana yang lebih nyaman ? Tentu saja 
    anda akan menjawab kamar kos nomor 1 bukan ?
    Sama dengan produk asuransi, produknya sama tetapi kebijakan setiap perusahaan asuransi 
    berbeda-beda yang bisa membantu anda sedikit banyak tata cara prosedur klaim. Jangan hanya 
    sekedar membeli hanya murah saja, tetapi anda mendapatkan banyak pengecualian dan uang 
    pertanggungannya kecil.

4. Perusahaan Sudah Membelikan Saya Asuransi, Kenapa Saya Harus Beli Lagi ?
    Anda adalah orang yang beruntung, perusahaan memberikan perhatian kepada anda dengan
    memberikan fasilitas asuransi. Tetapi, mohon maaf saya harus menanyakan hal ini. Apakah 
    anda akan bekerja selamanya di perusahaan anda sekarang hingga akhir hidup anda sekalipun 
    anda sakit-sakitan dan sudah tidak berdaya?
    
    Anda dan perusahaan harus saling menguntungkan dong, anda bekerja bagi perusahaan untuk 
    pengembangan perusahaan dan sebagai imbalan anda dibayar dengan gaji setiap bulan, tunjangan- 
    tunjangan, dan fasilitas lainnya termasuk asuransi. Ketika anda sudah tidak bekerja dan tidak
    menghasilkan sesuatu, apakah perusahaan rela membayar gaji anda utuh dan memberikan fasilitas
    yang sama seperti ketika anda sehat ? Mungkin pada 2 bulan pertama, perusahaan masih akan 
    melakukan itu ketika anda mengalami kecelakaan atau sakit parah, tetapi bagaimana jika itu 
    berlangsung selama 6 bulan, 1 tahun, bahkan selamanya? 

    Anda akan hidup dari mana ? Biaya hidup berlanjut, tetapi gaji dan fasilitas kantor sudah 
    tidak ada. Kalau anda tidak menyiapkannya secara pribadi dari sekarang, anda mau hidup seperti 
    apa? Alangkah lebih bijaknya jika anda juga memiliki asuransi pribadi, agar ketika terjadi sesuatu
    anda sudah punya ban serepnya sekalipun anda sudah tidak bekerja lagi di perusahaan. Anda yang 
    menopang ekonomi anda ketika resiko kehidupan itu datang.

5. Hanya Orang yang Berkeluarga Saja yang Butuh Asuransi, yang Jomblo Tidak Butuh
    

    
    Nah mungkin ini sebagian pemikiran anak generasi milenial di zaman now. Alasan utama bagi 
    yang single adalah karena belum punya tanggungan. Hal ini adalah pemikiran yang salah.
    Anda memang belum berkeluarga, tetapi apakah resiko kehidupan memilih orang yang sudah 
    berkeluarga atau belum? Musibah tidak pernah pilih-pilih kalau datang, justru anda yang masih 
    single yang sebenarnya paling butuh asuransi. Ketika anda ditagih rumah sakit biaya 100 juta 
    untuk pengobatan, darimana biaya anda kalau penghasilan anda belum segitu dan tabungan tidak 
    banyak. Asuransilah yang justru siap membantu anda ketika dalam kondisi seperti ini. Anda tidak
    perlu membuat orang tua anda khawatir. Premi asuransi juga tidak semahal yang anda bayangkan,
    dengan premi 500 ribu per bulan, anda bisa mendapat uang pertanggungan 500 juta. Lumayan kan?
    Anda mau nabung sampai kapan 500 ribu menjadi 500 JUTA, apalagi jika terjadi sesuatu uangnya 
    langsung cair.

6. Asuransi Hanya untuk Orang Kaya
    Mungkin anda membayangkan premi asuransi yang sangat mahal sehingga anda berpikir untuk 
    bahwa asuransi hanya untuk orang kaya. Perusahaan asuransi tentu saja menyesuaikan kebutuhan 
    dan kondisi keuangan anda. Karena tujuan asuransi adalah menggantikan kerugian ekonomi yang 
    anda alami ketika musibah itu datang. Membayar uang kecil, mendapatkan uang besar itulah 
    prinsip asuransi. Premi yang direkomendasikan paling kecil adalah 500 ribu per bulan, tetapi tentu 
    saja hal ini disesuaikan dengan kebutuhan proteksi masa depan dan kondisi keuangan anda saat ini.
    Jangan tergiur karena hanya murah, tetapi kedepannya anda mendapatkan penyesalan karena 
    uang pertanggungannya kecil alias tidak sesuai dengan kebutuhan anda. 
    Konsultasikan bersama agen asuransi anda

7. Agen Asuransi Hanya Mengejar Komisi Semata
    

    
    Tidak dipungkiri setiap orang yang bekerja atau berhasil menawarkan sesuatu akan mendapatkan 
    komisi. Banyak orang berpikir agen asuransi bolak-balik menawarkan asuransi bahkan memaksa 
    calon nasabahnya untuk membeli asuransi hanya supaya mereka yang bekerja sebagai agen 
    mendapatkan komisi. Tahukah anda profesi agen asuransi lebih dari hanya sekadar mengejar 
    komisi, produk asuransi memang tidak dibutuhkan ketika anda beli, tetapi akan sangat berguna
    ketika resiko kehidupan itu datang. Ketika anda sudah mengalami sakit, kecelakaan, atau musibah 
    jenis lainnya, asuransi tidak dapat dibeli lagi sekalipun anda punya banyak uang.

    Masalah agen mengejar komisi dan hanya memperkaya diri, coba anda renungkan ini. Ketika anda 
    pergi ke rumah sakit, anda harus membayar mahal dan tidak bisa minta diskon. Suka atau tidak,
    anda harus membayar untuk mendapatkan perawatan rumah sakit, padahal anda tahu rumah sakit 
    juga merupakan badan usaha yang memiliki tujuan bisnis sekalipun tujuannya adalah mengobati 
    pasien. Dokter juga mendapat penghasilannya dari biaya yang anda bayarkan kepada rumah sakit.
    Pekerjaannya mulia, tetapi bukan berarti mereka tidak butuh uang kan? Lalu apa bedanya dengan 
    agen asuransi, mereka hanya melakukan pekerjaannya untuk menolong anda menyiapkan dana 
    darurat di masa depan. Bukankah itu wajar, setiap orang yang bekerja pasti dibayar?
    
8. Agen Asuransi Tukang Tipu 
    Tidak dipungkiri banyak nasabah yang merasa ditipu oleh agen asuransi ketika membeli asuransi,
    seperti bayar preminya hanya cukup 10 tahun, atau ngomongnya asuransi dana pensiun ternyata 
    isinya asuransi kecelakaan dan asuransi jiwa. Capek Deh !
    Atau yang lebih buruk lagi, nasabahnya tidak paham terhadap produk yang dia beli, suatu ketika 
    dia mengalami sakit berat, asuransinya tidak bisa diklaim karena belinya adalah asuransi 
    kecelakaan. Kemudian nasabahnya menyebarkan bahwa asuransi itu penipu.
    Kalau memang asuransi penipu, bisa dipastikan tidak ada perusahaan asuransi yang berada 
    dibawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan perusahaan asuransi di Indonesia 
    bisa dilarang berdiri.
    Jika anda memang tidak mengerti tentang asuransi, konsultasi dan tanyakan sebanyak mungkin 
    pertanyaan yang perlu anda ketahui jawabannya bahkan tata cara prosedur klaim kepada 
    agen asuransi anda agar anda mengetahui produk asuransi jenis apa yang anda beli.

9. Investasi Jauh Lebih Baik Dibandingkan Asuransi
    Sebagian orang mungkin tidak menyukai berinvestasi jangka panjang dan tidak tahu kapan bisa 
    digunakan. Investasi berarti dana harus selalu bertumbuh dan untung. Tidak boleh rugi !
    Investasi juga kelihatan prediksi kenaikan berapa persen dan uangnya bisa dicairkan kapan saja,
    berbeda dengan asuransi yang dimana anda harus setor terus menerus dan tidak tahu kapan bisa 
    diklaim. 
    Tidak salah anda memutuskan untuk berinvestasi, justru itu harus. Tetapi jangan sampai anda tidak 
    memiliki asuransi. Karena resiko kehidupan suka atau tidak bisa datang kepada siapapun bahkan 
    semua orang tanpa memandang status sosial. Cepat atau lambat, resiko kehidupan itu pasti datang.
    Jangan sampai uang yang anda investasikan ujung-ujungnya hanya habis membiayai pengobatan 
    di rumah sakit.
    
10. Mendoakan Orang Cepat Mati


      Tidak satupun manusia didunia ini yang mau mengalami musibah. Suka atau tidak, setiap orang
      pasti akan berpindah dunia dalam kondisi sakit ataupun sehat. Realita dilapangan 9 dari 10 orang
      yang berpindah dunia, harus nginap dulu di rumah sakit karena sakit berat yang diderita. 
      Asuransi hanya membantu supaya kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh resiko kehidupan 
      bisa di minimalisir, bahkan kalau sang pencari nafkah meninggal. Keluarga masih bisa tetap
      melanjutkan hidup tanpa harus takut kekurangan uang dan pergi berutang pada orang lain.

11.  Asuransi Hanya Buang-buang Uang
       Anda benar sekali ! Asuransi hanya buang-buang uang jika anda membayarnya hanya dalam 
       jangka pendek. Asuransi adalah produk keuangan jangka panjang, seperti penjelasan di poin no 2
       asuransi dibayar selama anda hidup di dunia sampai resiko kehidupan itu datang. Pahamilah 
       bahwa asuransi tujuannya adalah proteksi, bukan investasi. Jika anda menginginkan berinvestasi 
       jangka pendek, silakan berinvestasi dalam bentuk lain seperti deposito, emas, properti. 
       Tetapi ingat anda harus memiliki proteksi masa depan selain berinvestasi agar jika 
       resiko kehidupan itu datang, anda tidak menghabiskan investasi anda.

Banyak orang yang enggan membeli asuransi karena mereka memiliki pengalaman buruk, ada juga yang merasa ujung-ujungnya tidak terpakai, bahkan ada yang mengatakan prosedur klaimnya sulit.
Padahal dengan membeli asuransi berarti anda telah melindungi diri sendiri. Tidak ada orang yang pernah bangkrut hanya gara-gara membeli asuransi, tetapi sering kali banyak orang bangkrut karena tidak memiliki asuransi.

Sebelum anda membeli asuransi, konsultasikan kebutuhan asuransi anda dengan agen asuransi anda.
Atau konsultasikan kebutuhan anda bersama saya disiniGRATIS !

Atau hubungi

Clara 081520465346 (Whatsapp)
IG : @tips_membeli asuransi
Page FB : @tipsallianz

Akhir kata, semoga anda sehat selalu dan menjadi masyarakat yang cerdas dan bijak.