facebook pixel

Dapatkan Tipsnya Sekarang Juga...
Merencanakan Manfaat Asuransi Yang optimal
Hanya Dengan Premi Minimal

Caranya, cukup isi form di bawah ini :
Nama Depan :
Alamat Email :
Nomer HP :


Anda Sering Berselisih dengan Pasangan Anda karena Masalah Uang, Coba Baca Artikel Ini !






Uang menjadi hal yang sensitif bagi semua orang. Kebanyakan orang ditanamkan pemikiran bahwa uang bukan segalanya, tetapi realita di lapangan memperlihatkan bahwa banyak masalah keluarga terjadi karena uang. Bahkan survey yang dirilis oleh SunTrust Bank menunjukkan bahwa 35% responden yang mengalami konflik dengan pasangan mereka mengatakn bahwa uang adalah penyebab utama konflik. Usia para responden ini berada di usia 44-54 tahun.

Sementara sebuah penelitian yang dirilis oleh American Psychological Association menemukan hampir 3 dari 4 orang Amerika mengalami stres keuangan dan hampir 1 dari 4 dari mereka merasakan tekanan keuangan yang ekstrim. Sedangkan di negara Inggris dengan meneliti 2000 responden yang dilakukan oleh firma hukum Slater dan Gordon, menemukan kekhawatiran atas uang menjadi alasan mengapa pasangan berpisah, 1 dari 5 orang mengatakan itu adalah penyebab terbesar perselihan perkawinan. Mereka saling menyalahkan pasangan mereka atas masalah keuangan yang dihadapi, dna menuduh pasangannya membelanjakan terlalu banyak atau gagal mengelola anggaran dengan benar.

Hal ini tentu saja sangat berbanding terbalik dengan pemikiran bahwa uang bukan segalanya. Jika ditelusuri dari hasil survey diatas, permasalahan sebenarnya bukan berada pada uangnya tetapi bagaimana cara setiap orang menggunakan uang dan menyikapinya. Berikut ini adalah tips agar anda tidak berkonflik dengan pasangan anda hanya karena masalah ekonomi

Memahami Perbedaan Cara Menggunakan Uang

Anda tentu saja menikahi seseorang yang berbeda jenis kelaminnya dengan anda. Pemikiran wanita dan pria dalam menyikapi penggunaan uang tentu saja berbeda, jika wanita memiliki kelebihan cenderung detail dalam menghitung dan menganggarkan keuangan, tetapi kelemahan mereka  seringkali mereka jatuh pada barang diskon besar-besaran dan yang enak dipandang mata. Akhirnya membeli menggunakan perasaan senang sesaat, tetapi barang tersebut sebenarnya belum tentu mereka butuhkan.

Berbeda dengan pria, yang cenderung pelit untuk hal yang tidak dibutuhkannnya dan akan mengeluarkan uang yang sangat besar tanpa perhitungan detail jika barang tersebut benar-benar dibutuhkan. Karena pria menggunakan logika dalam segala hal, beda dengan wanita yang selalu hampir menggunkan perasaan dan emoisnya dalam menanggapi sesuatu.

Disinilah anda harus mulai belajar saling mengerti perbedaan pemikiran tentang penggunaan uang, dan tentu saja harus sering merencanakan bersama tentang penggunaan uang bersama dan diskusi apa yang menjadi permasalahan dan bagaimana menyelesaikannya. Jangan ada punya kartu kredit tersembunyi atau anggaran tersembunyi pada masing-masing anda, anda harus membuka semuanya. Tidak ada orang yang senang dibohongi, apalagi pasangan anda.

Mungkin ada karakter pasangan anda yang jauh berbeda pandangannya tentang penggunaan uang, tetapi sekali lagi anda harus terbuka agar tidak terjadi masalah rumah tangga di masa depan hanya dikarenakan anda menyembunyikan penggunaan uang berlebih dan anda tidak memberitahunya. Hal ini sama saja menunjukkan bahwa anda tidak percaya pada pasangan anda.

Selalu Sisihkan Uang untuk Berinvestasi



Setiap bulan atau setiap minggu, anda mungkin selalu menulis rencana anggaran pembelanjaan dan menyimpan nota dari setiap barang yang dibeli baik dari pasar, toko, supermarket,mall, dan lain-lainnya. Ketika anda merencanakan anggaran mingguan atau bulanan, anda harus menyisihkan uang untuk investasi di depan, bukan setelah semua pengeluaran dilakukan baru sisanya anda masukkan ke investasi. Hal ini salah besar.

Sebagai contoh, jika anda memiliki gaji 10 juta/ bulan, di awal bulan anda sudah harus membuat investasi dana setiap bulan 2 juta (rekomendasi konsultan keuangan sekitar 10-20% dari pemasukkan anda). Jadi, yang anda belanjakan sisanya hanya 8 juta, 8 juta tersebutlah anda bisa buat anggaran belanja dan jika ada sisa ditabung. Jadi anda tidak perlu kelabakan jika butuh dana darurat dari tabungan. Habispun penggunaan uang 8 juta perbulan, tidak menjadi masalah karena investasi anda taruh diawal. Hal ini harus dilakukan secara disiplin.



Investasi juga tentu saja tidak hanya sekedar hanya menabung dibank, tujuannya anda harus menyisihkan uang tentu saja digunakan untuk kebutuhan darurat dan kebutuhan masa depan betul?
Investasi ada banyak jenis, mulai dari deposito,reksa dana, obligasi, properti, dan lain-lain.
Tetapi tentu saja tujuan orang berinvestasi ingin mendapat nilai uang yang selalu bertumbuh bukan?
Hasil dari investasi inilah yang akan digunakan untuk kebutuhan darurat dan kebutuhan mendadak masa depan seperti biaya hari tua, biaya berobat, dan biaya rumah sakit.

Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah hasil pertumbuhan investasi dana yang anda tanamkan cukup untuk membiayai pengeluaran masa depan? Itulah pentingnya selain anda harus menghitung kebutuhan masa sekarang lewat anggaran bulanan, anda juga harus mulai menghitung anggaran masa depan anda. Cara berhitungnya bisa anda klik disini.