facebook pixel

Dapatkan Tipsnya Sekarang Juga...
Merencanakan Manfaat Asuransi Yang optimal
Hanya Dengan Premi Minimal

Caranya, cukup isi form di bawah ini :
Nama Depan :
Alamat Email :
Nomer HP :


Klaim Anda Ditolak oleh Perusahaan Asuransi, Inilah Sebabnya !


Seberapa seringkah anda mendengar kasus Klaim Asuransi ditolak alias tidak diganti ?

Pemahaman masyarakat Indonesia yang masih sangat minim tentang asuransi menyebabkan kasus-kasus klaim asuransi tidak dibayar sehingga menyebabkan nasabah menjadi trauma terhadap asuransi. Padahal di negara maju seperti Jepang rata-rata setiap orang memiliki 6 polis asuransi, Singapura memiliki rata-rata 2-3 polis setiap orangnya, Taiwan dengan rata-rata 2 polis per orangnya.
Lalu Indonesia hanya 4 dari 100 orang yang memiliki polis asuransi. Sangat jauh !



Mengapa negara maju terutama untuk Jepang, Taiwan, dan Singapura memiliki banyak polis asuransi? Karena tingkat pemahaman masyarakat di negara tersebut sudah sangat baik terhadap produk asuransi. Bagaimana dengan Negara kita ?

Perlu anda ketahui, bahwa asuransi berfungsi untuk melindungi anda dari kerugian ekonomi yang anda alami ketika resiko kehidupan seperti sakit berat, kecelakaan, bahkan meninggal dunia. Tetapi untuk menyiapkan dana masa depan seperti ini, anda perlu menyiapkan jauh-jauh hari dan dalam waktu jangka panjang. Tidak bisa hanya menabung sebentar. Produk Keuangan Asuransilah yang dapat membantu anda dalam hal ini.
Baca juga : Mengapa Anda Harus Berinvestasi Jangka Panjang di Asuransi ?

Yang menjadi persoalan adalah ketika anda memutuskan untuk membeli asuransi, apakah pasti bisa di klaim atau tidak ? Mengetahui bisa diklaim atau tidaknya adalah ketika resiko kehidupan tersebut datang. Betul ?
Baca juga : Tata Cara Klaim Asuransi Allianz

Lalu kalau begitu, mengapa ada klaim asuransi yang ditolak ?
Ketika anda membeli suatu produk atau menggunakan jasa, tentu ada kondisi-kondisi yang dimana pihak perusahaan penyedia mau menanggung kerugian yang disebabkan oleh produk atau jasa tersebut.

1. Pre-Existing Condition
    Pre-Existing Condition adalah kondisi dimana anda sudah memiliki penyakit tertentu sebelum
    anda mengambil program asuransi. Ketika anda mengisi formulir kesehatan asuransi, anda harus
    mengisinya dengan jujur penyakit apa saja yang sudah anda miliki sebelum mengambil program
    asuransi. Jangan pernah mencoba membohongi perusahaan asuransi di awal dengan mengatakan
    tidak ada riwayat sakit apapun jika anda memang mempunyai riwayat sakit. Karena ketika proses
    klaim berlangsung tentu saja perusahaan asuransi akan mengecek kebenaran dari kondisi nasabah
    tersebut apakah sang nasabah mengalami resiko kehidupan itu disengaja atau tidak.
    Ingat perusahaan asuransi justru melindungi anda ketika terjadi resiko kehidupan tanpa anda
    rencanakan kapan datangnya. Jika resiko kehidupan yang anda alami memang bukan merupakan 
    unsur kesengajaaan, perusahaan asuransi dengan senang hati membayarkan klaim sesuai kontrak
    tanpa mempersulit nasabah. Tetapi jika anda sudah membohongi perusahaan asuransi dari awal,
    maka anda baru saja melanggar kontak dengan perusahaan asuransi. Siapa juga yang mau
    dibohongi.

2. Asuransi yang Dibeli Berbeda dengan Kejadian yang Ingin Diklaim
    Hal ini juga sering terjadi di Indonesia, karena minimnya pemahaman tentang produk asuransi.
    Asuransi memiliki banyak jenis diantaranya asuransi kecelakaan (addb),
    asuransi untuk cacat tubuh (TPD)asuransi kesehatan, dan asuransi jiwa/kematian .
    Terkadang calon nasabah membeli produk asuransi yang mereka tidak tahu manfaatnya apa dan
    klaimnya bisa dilakukan kapan. Sebagai contoh : Ibu A hanya membeli asuransi jiwa/kematian,
    tetapi suatu ketika Ibu A membutuhkan biaya berobat ke rumah sakit, akhirnya Ibu A ingat bahwa
    dia pernah membeli asuransi, kemudian melakukan pengajuan klaim dan ditolak kemudian
    menyimpulkan bahwa perusahaan asuransi menipunya dengan tidak membayarkan klaim.
    Tentu saja hal ini terjadi karena asuransi jiwa/kematian hanya bisa diklaim jika Ibu A sudah
    berpindah dunia. Jika ingin melakukan klaim terhadap biaya pengobatan rumah sakit, Ibu A harus
    mempunyai asuransi kesehatan. Tanyakan ke agen yang menjual sejelas-jelasnya ketika anda
    membeli asuransi agar tidak terjadi masalah ketika melakukan klaim.

3. Pekerjaan dan Hobi beresiko




    Tidak dipungkiri bahwa jika ada jenis pekerjaan dan hobi yang beresiko. Pekerjaan yang beresiko
    seperti supir mobil, pilot, pramugari, tukang konstruksi bangunan, pekerja tambang dan lain-lain.
    Nasabah yang memiliki pekerjaan resiko biasanya pihak asuransi sudah membuat perjanjian diawal
    dalam bentuk pengecualian atau harga premi yang sedikit agak mahal. Sebagai contoh : pekerja
    tambang yang berpeluang mengalami resiko kecelakaan yang tinggi, pihak asuransi bisa saja
    membuat pengecualian diawal bahwa jika terjadi kecelakaan akibat pekerjaan tambang, klaim
    tidak akan dibayar. Tetapi jika terjadi kecelakaan diluar pekerjaan tambang klaim tetap dibayar.
    Hal ini tentu saja harus dikonsultasikan dengan agen yang menjual polis asuransi kepada anda.

4. Melakukan Pelanggaran Hukum



    Perusahaan asuransi yang berdiri di Indonesia tentu saja memiliki badan hukum dan mendapat izin
    dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta diakui Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Justru
    karena asuransi adalah perusahaan yang diawasi yang berbadan hukum, perusahaan asuransi tidak
    dapat melayani masalah yang kena masalah hukum seperti menipu, menjadi narapidana, korupsi,
    dan lain-lain terutama pelanggaran hukum berat.

5. Belum memenuhi Masa Tunggu yang ditentukan oleh Perusahaan Asuransi
    Setiap Perusahaan Asuransi menentukan masa tunggu ikut program asuransi supaya asuransinya
    bisa diklaim. Maksudnya adalah seperti ini, ketika anda ikut program asuransi terutama di Allianz
    anda harus minimal join 90 hari untuk asuransi unit link baru bisa melakukan klaim terhadap
    asuransi tapi dengan catatan resiko kehidupan yang terjadi bukan merupakan unsur kesengajaan.
    Setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda terhadap hal ini dan tergantung jenis
    asuransi yang diambil juga.
 
6. Kondisi Kesehatan yang Belum Memenuhi Syarat untuk melakukan Klaim (Pengecualian)
    Didalam buku polis asuransi, pada umumnya sudah tertera aturan tentang pengecualian
    pembayaran klaim. Sama seperti garansi suatu barang yang baru anda beli terutama garansi
    handphone tentu saja garansi akan bisa digunakan jika...dan seterusnya.
    Polis Asuransi juga memiliki aturan dan tata cara klaim supaya klaim bisa dibayarkan jika
    terjadi sesuatu. Sebagai contoh : ketika anda ingin pasang ring jantung dikarenakan jantung anda
    mengalami penyumbatan, di Allianz klaim ring jantung akan dibayarkan jika penyumbatan
    terhadap jantung terjadi minimal 60%. Jika yang terjadi hanya 40% penyumbatan dan sudah
    pasang ring, pihak asuransi belum bisa membayarkan klaim tersebut karena tidak memenuhi
    kriteria syarat pembayaran klaim.

7. Polis Asuransi Sudah Tidak Aktif
    Hal ini yang paling dikhawatirkan. Ketika nasabah berhenti membayar polis asuransi, nilai
    investasi dalam buku polis bisa terkuras perlahan-lahan hingga ketika nilai investasi habis,
    polis dinyatakan mati atau tidak dapat digunakan lagi. Tentu saja hal ini sangat disayangkan.
    Baca juga : asuransi bukan produk investasi, tetapi proteksi

    Asuransi adalah produk keuangan jangka panjang. Ketika anda memutuskan untuk membeli 
    produk asuransi, pikirkanlah dengan sangat matang. Jangan sampai asuransi anda berhenti 
    ditengah jalan. Asuransi dibayar untuk seumur hidup kecuali anda sudah melakukan klaim 
    terhadap asuransi, baru anda bisa bebas dari tanggungan bayaran premi asuransi yang dibebankan
    kepada anda. 


Penutup
Perusahaan asurasni bukan dengan sengaja tidak ingin membayarkan klaim. Sebesar apapun klaimnya perusahan asuransi pasti akan membayar jika sudah memenuhi prosedur yang berlaku dan mengikuti kontrak yang tertera pada buku polis anda. Konsultasikan kebutuhan asuransi anda dengan agen asuransi anda dan buku polis sangat perlu untuk dibaca.


Banyak orang yang enggan membeli asuransi karena mereka memiliki pengalaman buruk, ada juga yang merasa ujung-ujungnya tidak terpakai, bahkan ada yang mengatakan prosedur klaimnya sulit.
Padahal dengan membeli asuransi berarti anda telah melindungi diri sendiri. Tidak ada orang yang pernah bangkrut hanya gara-gara membeli asuransi, tetapi sering kali banyak orang bangkrut karena tidak memiliki asuransi.

Sebelum anda membeli asuransi, konsultasikan kebutuhan asuransi anda dengan agen asuransi anda.
Atau konsultasikan kebutuhan anda bersama saya disiniGRATIS !

Atau hubungi

Clara 081520465346 (Whatsapp)
IG : @tips_membeli_asuransi
Page FB : tips membeli asuransi

Akhir kata, semoga anda sehat selalu dan menjadi masyarakat yang cerdas dan bijak.